Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Memuat Headline...
HEADLINE
TEKNOLOGI
Memuat artikel...
Lihat Selengkapnya →

8 Makanan yang Bikin Cepat dan Tahan Kenyang, Cocok untuk Menu Sehari-hari

8 Makanan yang Bikin Cepat dan Tahan Kenyang, Cocok untuk Menu Sehari-hari



WalkNote - Rasa lapar yang cepat datang sering kali membuat seseorang ingin terus ngemil atau mengambil porsi makan lebih banyak. 

Padahal, memilih makanan yang tepat dapat membantu membuat tubuh merasa kenyang lebih cepat sekaligus mempertahankan rasa kenyang lebih lama.

Makanan yang kaya protein, serat, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks umumnya lebih mengenyangkan karena membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dan dapat membantu memperlambat pengosongan lambung.

Berikut 8 makanan yang bikin cepat kenyang dan tahan lapar yang bisa menjadi pilihan untuk menu sarapan maupun makanan sehari-hari.

1. Telur


Telur merupakan salah satu makanan tinggi protein yang cukup efektif membantu meningkatkan rasa kenyang. 

Protein dapat memengaruhi hormon yang berkaitan dengan rasa kenyang sehingga keinginan untuk makan kembali dapat tertunda.

Mengonsumsi telur saat sarapan dapat menjadi pilihan praktis bagi orang yang ingin mendapatkan rasa kenyang lebih lama hingga waktu makan berikutnya.

Agar lebih seimbang, telur dapat dipadukan dengan sayuran, buah, atau sumber karbohidrat kompleks.

2. Alpukat


Alpukat memiliki kombinasi lemak sehat dan serat yang membuatnya termasuk makanan yang mengenyangkan.

Serat membantu memperlambat proses pencernaan, sedangkan lemak membuat makanan lebih lama berada dalam sistem pencernaan. 

Kombinasi tersebut dapat membantu menjaga rasa kenyang sekaligus membuat pola makan terasa lebih memuaskan.

Alpukat dapat dikonsumsi langsung, dijadikan campuran salad, atau dipadukan dengan roti gandum.

3. Kacang-kacangan


Kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang almond, kacang merah, dan jenis kacang lainnya mengandung kombinasi protein, serat, dan lemak sehat.

Ketiga komponen tersebut membuat proses pencernaan berlangsung lebih lambat sehingga rasa kenyang dapat bertahan lebih lama. Menariknya, kacang-kacangan juga cukup padat nutrisi sehingga tidak selalu membutuhkan porsi besar untuk menjadi bagian dari menu yang mengenyangkan.

Namun, tetap perhatikan porsinya karena kacang relatif tinggi kalori.

4. Apel


Apel merupakan buah yang kaya air dan serat, termasuk pektin, yaitu salah satu jenis serat larut.

Kandungan serat dan air membuat apel dapat membantu memberikan rasa kenyang tanpa harus mengonsumsi makanan dalam jumlah besar.

Jika memungkinkan, apel dapat dikonsumsi bersama kulitnya setelah dicuci dengan baik karena sebagian serat dan senyawa bermanfaat terdapat pada bagian kulit. Apel juga praktis dibawa sebagai camilan ketika rasa lapar muncul di antara waktu makan.

5. Tahu dan Tempe


Bagi masyarakat Indonesia, tahu dan tempe merupakan pilihan makanan mengenyangkan yang mudah ditemukan dan relatif mudah diolah.

Keduanya berasal dari kedelai dan menjadi sumber protein nabati. Tempe juga mengandung serat yang dapat membantu memperpanjang rasa kenyang.

Tahu dan tempe dapat dimasukkan ke dalam berbagai menu, mulai dari lauk makan utama hingga campuran salad atau tumisan sayuran. Cara pengolahan juga perlu diperhatikan agar manfaatnya tetap optimal.

6. Sayur-mayur


Sayuran menjadi salah satu pilihan penting bagi siapa saja yang ingin merasa kenyang tanpa menambahkan terlalu banyak kalori ke dalam makanan.

Banyak sayuran mengandung serat dan air dalam jumlah tinggi. Keduanya membantu memberikan volume pada makanan sehingga perut terasa lebih penuh.

Sayuran seperti brokoli, wortel, bayam, kol, sawi, dan berbagai sayuran lainnya dapat menjadi bagian dari menu makan sehari-hari.

Daripada hanya mengandalkan nasi dan lauk dalam jumlah besar, menambahkan porsi sayuran dapat membuat makanan lebih beragam dan mengenyangkan.

7. Oatmeal


Oatmeal dikenal sebagai salah satu makanan yang cocok untuk sarapan karena mengandung serat, termasuk beta-glucan, yaitu serat larut yang dapat membantu memperlambat proses pencernaan dan pengosongan lambung.

Akibatnya, rasa kenyang dapat bertahan lebih lama dibandingkan makanan yang rendah serat.

Oatmeal juga mudah dikombinasikan dengan makanan lain. Misalnya, tambahkan buah, kacang-kacangan, atau biji-bijian agar kandungan protein, serat, dan lemak sehat dalam menu menjadi lebih beragam.

8. Kinoa atau Quinoa


Kinoa atau quinoa merupakan biji-bijian yang mengandung karbohidrat kompleks dan protein. Kombinasi tersebut membuat quinoa dapat menjadi alternatif sumber karbohidrat dalam menu makanan.

Quinoa sering digunakan sebagai pengganti nasi, terutama bagi orang yang ingin mencoba variasi sumber karbohidrat. Kandungan protein dan seratnya juga dapat membantu membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

Quinoa dapat disajikan bersama sayuran dan sumber protein lainnya sehingga menjadi menu yang lebih lengkap.

Bukan Sekadar Membuat Kenyang


Memilih makanan yang mengenyangkan bukan berarti harus mencari satu jenis makanan yang mampu menghilangkan lapar sepanjang hari. Yang lebih penting adalah membangun kombinasi makanan yang seimbang.

Protein, serat, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks dapat dipadukan dalam satu menu. Contohnya, telur dengan sayuran dan sumber karbohidrat kompleks saat sarapan, atau tempe dengan sayuran dan nasi dalam porsi yang sesuai saat makan siang.

Selain jenis makanan, porsi, cara pengolahan, kebutuhan energi, dan pola makan secara keseluruhan juga berpengaruh terhadap rasa kenyang.

Jadi, jika rasa lapar mudah muncul, mungkin bukan sekadar perlu menambah jumlah makanan. Bisa jadi yang perlu diperhatikan adalah apa yang ada di dalam piring. Delapan pilihan di atas dapat menjadi awal untuk menyusun menu yang lebih mengenyangkan, bergizi, dan tetap sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.

(*)